Media Pembelajaran

 Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Bertemu lagi diblog saya.. kali ini saya akan membahas mengenai "MEDIA PEMBELAJARAN" mulai dari pengertian, jenis, fungsi, prinsip, manfaat, dan lain-lain.

*Pengertian Media Pembelajaran

Media merupakan pemanfaatan secara maksimum semua komponen bahan atau alat dalam sistem pembelajaran serta sumber belajar untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu. Menurut Hamidjojo yang dimaksud media ialah semua bentuk perantara yang dipakai orang penyebar ide, sehingga gagasan itu sampai kepada penerima. Sedangkan, McLuhan memberikan batasan yang intinya bahwa media sarana yang disebut saluran, karena pada hakekatnya media telah memperluas dan memperpanjang kemampuan manusia untuk merasakan, mendengar dan melihat dalam batas jarak dan waktu tertentu, kini dengan bantuan media batas-batas itu hampir menjadi tidak ada. Jadi, media adalah suatu alat atau sarana yang berfungsi sebagai perantara atau saluran dan jembatan dalam kegiatan komunikasi (penyampaian dan penerimaan pesan) antara komunikator (penyapai pesan) dan komunikan (penerima pesan).

Sedangkan pembelajaran atau yang sering disebut dengan pengajaran merupakan upaya untuk membelajarkan peserta didik. Batasan pembelajaran secara implisit terdapat beberapa kegiatan, yaitu meliputi; kegiatan memilih, menetapkan, dan mengembangkan metode untuk mencapai hasil pembelajaran yang diinginkan. 

Jadi, media pembelajaran adalah alat-alat bantu yang digunakan untuk menunjang pelaksanaan proses belajar mengajar, mulai dari buku sampai penggunaan perangkat elektronik dikelas. Menurut beberapa ahli media pembelajaran dijabarkan sebagai berikut :

Menurut H. Malik (1994), Pengertian Media Pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan (bahan pembelajaran), sehingga dapat merangsang perhatian, minat, pikiran dan perasaan.

Menurut Briggs (1977) media pembelajaran adalah sarana fisik untuk menyampaikan isi/materi pembelajaran seperti : buku, film, video dan sebagainya. 

Menurut National Education Associaton(1969) mengungkapkan bahwa media pembelajaran adalah sarana komunikasi dalam bentuk cetak maupun pandang-dengar, termasuk teknologi perangkat keras.

Jadi, Untuk itu guru harus memiliki pengetahuan yang cukup tentang media pengajaran, yang meliputi (Hamalik, 1994 : 6)

•    Media sebagai alat komunikasi guna lebih mengefektifkan proses belajar mengajar;

•    Fungsi media dalam rangka mencapai tujuan pendidikan;

•    Seluk-beluk proses belajar;

•    Hubungan antara metode mengajar dan media pendidikan;

•    Nilai atau manfaat media pendidikan dalam pengajaran;

•    Pemilihan dan penggunaan media pendidikan

•    Berbagai jenis alat dan teknik media pendidikan;

•    Media pendidikan dalam setiap mata pelajaran;

•    Usaha inovasi dalam media pendidikan.

*Jenis-jenis media pembelajaran

1. Media audio ialah berkaitan erat dengan indera pendengaran. Dilihat dari sifat pesan yang diterima, media audio dapat menyampaikan pesan verbal (bahasa lisan atau kata-kata) maupun non verbal (bunyi-bunyian dan vokalisasi). Contoh media seperti radio, tape recorder, telepon, laboratorium bahasa, dan lain-lain.

2. Media visual ialah media yang hanya mengandalkan indera penglihatan. Pesan yang akan disampaikan dituangkan ke dalam bentuk-bentuk visual. Selain itu fungsi media visual juga berfungsi untuk menarik perhatian, memperjelas sajian ide, menggambarkan fakta yang mungkin dapat mudah untuk dicerna dan diingat jika disajikan dalam bentuk visual. Media visual dibagi menjadi dua yaitu : pertama, media visual diam yang berupa foto, ilustrasi, grafik, peta, poster, diagram dan lain sebagiannya. Kedua, media visual gerak yang berupa gambar-gambar proyeksi bergerak seperti film bisu dan sebagainya.

3. Media audio visual ialah media yang mampu menampilkan suara dan gambar. Media ini dibagi menjadi dua yaitu : pertama, Media audiovisual diam yang berupa TV diam, film rangkai bersuara, halaman bersuara, buku bersuara. Kedua, media audio visual gerak yang berupa film TV, TV, film bersuara, gambar bersuara, dan lain-lain.

4. Multimedia : media yang dapat menyajikan unsur media secara lengkap, seperti : animasi. Multimedia sering diidentikan dengan komputer, internet dan pembelajaran berbasis komputer. 

5. Media Realita : yaitu media nyata yang ada di dilingkungan alam, baik digunakan dalam keadaan hidup maupun sudah diawetkan, seperti : binatang, spesimen, herbarium dan lain-lain.

*Fungsi media pembelajaran

Media pembelajaran berfungsi untuk menjelaskan atau memvisualisasikan suatu materi yang sulit dipahami jika hanya menggunakan ucapan verbal. Misalnya, penjelasan tentang siklus air, sistem pencernaan ataupun sistem pernapasan pada manusia. Menurut McKown dalam bukunya “Audio Visual Aids To Instruction” mengemukakan empat fungsi media, yaitu : pertama, mengubah titik berat pendidikan formal, yang artinya dengan media pembelajaran yang tadinya abstrak menjadi kongkret, pembelajaran yang tadinya teoritis menjadi fungsional praktis. Kedua, membangkitkan motivasi belajar, dalam hal ini media menjadi motivasi ekstrinsik bagi pebelajar, sebab penggunaan media pembelajaran menjadi lebih menarik dan memusatkan perhatian pebelajar. Ketiga, memberikan kejelasan, agar pengetahuan dan pengalaman pebelajar dapat lebih jelas dan mudah dimengerti. keempat, yaitu memberikan stimulasi belajar, terutama rasa ingin tahu peserta didik. Media juga berfungsi secara efektif dalam konteks pembelajaran yang berlangsung tanpa menuntut kehadiran guru. Media sering dalam bentuk “kemasan” untuk mencapai tujuan pembelajaran. 

Fungsi Media Pembelajaran Menurut (Levie & Lentz)

1. Fungsi Atensi adalah menarik perhatian siswa agar semakin berkonsentrasi dan memusatkan perhatian pada isi materi pelajaran

2. Fungsi Afektif adalah kenyamanan siswa ketika belajar atau membaca. Misalnya teks bergambar

3. Fungsi Kognitif Mempermudah memahami dan mengingat informasi

4. Fungsi Kompensantoris Mengakomodasi/membantu siswa yang lemah dan lambat menerima pelajaran yang disajikan secara verbal atau teks.

*Prinsip media pembelajaran

Secara umum untuk mengembangkan multimedia pembelajaran perlu diperhatikan prinsip VISUALS, yang dapat digambarkan sebagai singkatan dari kata-kata: Visible (mudah dilihat), Interesting (menarik), Simple (Sederhana), Useful (Isinya berguna / ber  manfaat), Accurate (benar), Legitimate (Masuk akal/sah)

Adapun menurut Kentut (2009), bahwa pengembangan media harus dilakukan sesuai dengan prinsip-prinsip pengembangan media pembelajaran. Prinsip-prinsip tersebut sebagai berikut :

1. Harus dikembangkan sesuai dengan prosedur pengembangan instruksional.

2. harus diingat bahwa media pembelajaran berfungsi sebagai bahan pendukung belajar siswa, bukan merupakan media pembelajaran yang akan dipelajari secara mandiri oleh sasaran. Media pembelajaran kurang cocok digunakan sebagai bahan belajar yang bersifat pengayaan. 

3. pengembangan media pembelajaran seyogyanya memper-timbangkan atau menggunakan secara maksimal segala potensi dan karakteristik yang dimiliki oleh jenis media pembelajaran ini. Unsur-unsur yang perlu didayagunakan pada pembuatan media pembelajaran ini antara lain memiliki kemampuan untuk menampilkan teks, gambar, animasi, dan unsur audio-visual. 

4. prinsip kebenaran materi dan kemenarikan sajian. Materi yang disajikan harus benar substansinya dan disajikan secara menarik pula.

*Manfaat media pembelajaran

Media pembelajaran untuk memperlancar proses interaksi guru dan siswa dalam proses belajar mengajar, sehingga siswa dapat terbantu untuk belajar secara optimal. Menurut Kemp dan Dayton mengidentifikasi manfaat media dalam proses belajar mengajar sebagai berikut.

1) Penyampaian materi perkuliahan dapat diseragamkan.

2) Proses belajar mengajar menjadi lebih menyenangkan.

3) Proses belajar lebih interaktif

4) Jumlah waktu belajar mengajar menjadi lebih efisien.

5) kualitas belajar dapat lebih ditingkatkan

6) Proses belajar dapat dilakukan tidak hanya di kelas.

7) Sikap positif siswa terhadap bahan belajar maupun proses belajar dapat ditingkatkan

8) Peran guru berubah kearah yang lebih positif dan produktif

Menurut Roestiyah (1989:64) bahwa manfaat media bagi siswa adalah 

sebagai berikut.

1) Memperbesar/meningkatkan perhatian anak.

2) Mencegah verbalisme.

3) Memberikan pengalaman yang nyata dan langsung.

4) Membantu menumbuhkan pemikiran/pengertian yang teratur dan sistematis.

5) Mengembangkan sikap eksploratif (melakukan uji coba).

6) dapat berorientasi langsung dengan lingkungan dan memberi kesatuan.

7) Membangkitkan motivasi kegiatan belajar serta memberikan pengalaman yang menyeluruh.

Selain untuk siswa media pembelajaran juga bermanfaat untuk guru yakni sebagai berikut :Memudahkan guru dalam menjelaskan materi rumit, Metode pembelajaran yang digunakan bisa lebih bervariasi, Efisiensi dalam penggunaan waktu dan tenaga, Dapat lebih mudah memfokuskan perhatian murid pada materi yang sedang dipelajari, Menata suasana kelas agar lebih hidup dan interaktif, Membuat siswa menjadi lebih aktif di kelas dan tidak mudah merasa bosan di kelas, Tercapainya tujuan kegiatan belajar mengajar secara efektif.

Jadi, manfaat dari media pembelajaran dapat diartikan bahwa Media pembelajaran sangat diperlukan dalam proses belajar mengajar karena mampu memperjelas penyajian pesan dan informasi sehingga dapat memperlancar dan meningkatkan proses dan hasil belajar.

*Karakteristik media pembelajaran

Media pembelajaran yang baik itu dapat menciptakan rangsangan kerja pada pola pikir peserta didik serta dapat menimbulkan komunikasi dua arah. Oleh karena itu, media pembelajaran memerlukan ciri khas atau karakteristik dalam pembelajaran. Nah, karakteristik media pembelajaran sebagai berikut :

1. Fiksatif ialah media pembelajaran memiliki kemampuan untuk menangkap, menyimpan, dan menampilkan kembali suatu obyek atau kejadian. 

2. Manipulatif ialah media pembelajaran dapat menampilkan kembali obyek atau kejadian yang telah disimpan sebelumnya dengan memberikan beberapa modifikasi.

3. Distributif ialah media pembelajaran memiliki kemampuan untuk menjangkau khalayak yang jumlahnya besar dalam satu kali penyajian secara serempak.

4. Aksesibilitas ialah Media pembelajaran yang digunakan dalam proses belajar mengajar hendaknya dapat diakses oleh pengajar dan juga peserta didik sebagai khalayak sasaran.

5. Interaktif ialah kemampuan peserta didik untuk memberikan respon atau tanggapan melalui berbagai macam cara terhadap materi pembelajaran yang diberikan oleh pengajar

6. Mudah digunakan artinya sebagai seorang pendidik harus bisa memilik keterampilan dalam menggunakan media pembelajaran agar dapat menyampaikan materi pembelajaran secara efektif kepada peserta didik. 

7. Efektif dan efisien ialah Media pembelajaran hendaknya dapat digunakan sesuai dengan tujuan pembelajaran, sehingga dalam proses belajar mengajar antara pendidik dan peserta didik dapat berlangsung baik.

8. Eksplanatif ialah Media pembelajaran hendakanya dapat memperjelas penyajian materi pembelajaran yang disampaikan secara lisan oleh pengajar.

9. Mengatasi keterbatasan ruang, waktu, dan daya indera artinya media pembelajaran dapat menggantikan realitas yang sesungguhnya. Misalnya, proses tumbukan lempeng bumi dapat digantikan dengan gambar dua dimensi atau simulasi tiga dimensi.

10. Sesuai dengan fungsi dan tujuan pembelajaran artinya media pembelajaran harus sesuai dengan fungsi dan tujuan sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan baik.

11. Membangkitkan minat belajar artinya media pembelajaran harus bisa menjadi motivasi bagi peserta didik sehingga peserta didik nantinya dapat bersungguh-sungguh dalam belajar dan mencari ilmu pengetahuan lebih dalam lagi.


Baiklah, sekian pembahasan dari saya, sampai berjumpa lagi..

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Sumber bacaan : 

M. Miftah. Fungsi dan Peran Media Pembelajaran Sebagai Upaya Peningkatan Kemampuan Belajar Siswa. Jurnal KWANGSAN Vol. 1 - Nomor 2, Desember 2013.

Komentar